Pendaftaran Peserta Lomba Tari Melayu, Lagu Melayu dan Puisi Ibrahim Sattah Dibuka

0
548

ANAMBASPOS.COM,TAREMPA –Penerimaan pendaftaran bagi para peserta yang ingin mengikuti Perlombaan Festival Tari Melayu, Lagu Melayu dan Baca Puisi Ibrahim Sattah dibuka. Perlombaan itu diadakan dalam rangka Gelar Pesona Seni Budaya Melayu II Tahun 2017 oleh Lembaga Seni Budaya Tuah Sakti dan disponsori  Premier  Oil. Sekretariat Panitia Pelaksana (Panpel)  kegiatan berada di Balai Seni Budaya Melayu, Jalan Tanjung, Tarempa.

“Penerimaan pendaftaran peserta lomba kita buka mulai tanggal 2 dan akan kita tutup pada tanggal 12 Oktober mendatang,” kata Taufik Hidayah, Sekretaris Panitia Pelaksan Gelar Pesona Seni Budaya Melayu II  Kepulauan Anambas tahun 2017.

Taufik Hidayah (kiri), Sekretaris Panitia saat berbincang dengan Pemred Anambas Pos. di Sekretariat Panitia, Balai Seni Budaya Melayu.

Bagi para peserta ujarTaufik, dapat mendaftarkan diri ke pihak panitia di Balai Seni Budaya Melayu, Jalan TanjungTarempa pada setiap hari jam kerja.

“Setiap hari jam kerja sekretariat kita buka,” sebutTaufik.

Taufik menyampaikan bahwa peserta dari kegiatan tersebut berasal dari SMP,  SMA, Sanggar dan Lembaga yang memiliki komunitas seni yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pihak panitia akan mengirimkan surat undangan terkait perihal tersebut.

“Akan kita sampaikan surat undangan perihal lomba tersebut ke sekolah-sekolah, Sanggar dan Komunitas Seni yang ada. Bagi peserta, dapat pula menghubungi kami ke nomor hp : 0852-7452-1119 jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan lebih jelas,” terang pria yang sehari – hari biasa dipanggil Mon, itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Aswar Abdullah menghimbau kepada para generasi muda di Kepulauan Anambas yang merasa memiliki bakat berkesenian, kiranya  untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Melalui ajang itu menurutnya,  dapat diketahui siapa-siapa saja anak-anak Anambas yang memiliki kemampuan di bidang seni.

“Tujuan dari kegiatan ini diselenggarakan adalah dalam upaya untuk mencari bibit baru yang memiliki kemampuan berkesenian. Selain itu sebagai sarana  untuk menyalurkan dan mengembangkan kemampuan seni yang dimiliki generasi muda di Kepulauan Anambas. Jika berperestasi, akan diberikan pembinaan dan pendampingan untuk mengembangkan bakat seninya tersebut,” imbuh Aswar. (red)