Central Pengisian Oksigen Bakal Disediakan di Jemaja

0
24 Orang
RS Bergerak Jemaja
ANAMBASPOS.COM, TAREMPA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas akan membangun Failitas Central Pengisian Oksigen untuk keperluan Rumah Sakit Bergerak dan sejumlah Puskesmas di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur pada tahun depan. Fasilitas tersebut untuk menjamin ketersediaan pasokan oksegen yang dibutuhkan oleh pasien.
Beginilah kondisi warga Jemaja jika sakit dan dibawa ke Tanjungpinang
Keterangan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Herianto, S.IP. kepada anambaspos.com, ketika ditemui sesaat hendak menghadiri Rapat Kerja (Raker) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2018 di Kecamatan Palmatak, Sabtu (25/11/2017) kemarin.
“Insya-Allah tahun depan akan dibangun Fasilitas Central Pengisisan Oksigen di Jemaja. Sudah dianggarkan sekitar dua milyar lebih di APBD Kepulauan Anambas Tahun 2018,” ungkap Herianto.
Herianto me-apresiasi pihak DPRD Kepulauan Anambas yang telah mengakomodir persoalan tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Anambas Tahun 2018 yang baru saja diketok palu.”Tentu apresiasi kita sampaikan ke pihak DPRD Kepulauan Anambas yang telah memberikan dukungan,” ucapnya.
Dia pun mengaku lega dengan masuknya penganggaran untuk kegiatan itu di APBD Kepulauan Anambas Tahun 2018. Sebelumnya, keterbatasan stok oksigen tersebut menjadi persoalan yang sangat menghawatirkan, karena selalu putus. Sebab,jarak pengiriman dari luar daerah yakni Tanjungpinang sangat jauh dan kerap mengalami kendala transportasi.
“Alahamdulillah pak, saya agak lega, dengan masuknya anggaran untuk kegiatan penyediaan Fasilitas Central Pengisian oksigen tersebut,” ucapnya.
Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Anambas, H. Dhannun membenarkan bahwa kegiatan penyediaan Fasilitas Central Pengisian Oksigen tersebut telah dianggarkan dalam APBD Anambas Tahun 2018. Pihaknya, kata Dhannun, memandang bahwa persoalan tersebut sangat layak diprioritaskan karena menyangkut dengan kebutuhan kesehatan dan keselamatan fasien.
“Saya kira ketersediaan stok oksigen tersebut memang sangat layak kita utamakan, karena ini menyangkut dengan keselamatan nyawa orang. Jadi dalam pembahasan kemarin, kami utamakan untuk kebutuhan itu,” ujarnya. (red/ap)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here