Puskesmas Tanjungbalai Tetap Buka Saat Lebaran dan Cuti Bersama

0
71
Aktivitas pada salah satu Puskesmas di Karimun

KARIMUN, anambaspos.com –  Selama masa  cuti Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dan Cuti Bersama Tahun 2019 , Puskesmas Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tetap buka dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Demikian keterangan yang disampaikan oleh Kepala Puskemas Tanjungbalai Karimun, dr. Ade Kristiawan. ‘ Selama 24 jam saat Cuti Bersama dan Cuti Lebaran, mulai 1-9 Juni 2019, kita tetap buka dan melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Karimun,” ungkap Ade seperti ditulis sejumlah media di Karimun, Jum’at (07/06/2019).

Kata Ade memastikan, dokter, bidan dan perawat juga tetap ada saat cuti bersama dan lebaran berlangsung. Mereka bekerja akan dibagi ke dalam tiga shift yakni pagi, sore dan malam.

“Kami tetap melayani 24 jam selama cuti bersama mulai 1-9 Juni. Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan, keluhan apa saja, silakan datang, gawat darurat, laka lantas, umum, kami akan layani 24 jam,” kata Ade lagi.

Ade juga mengatakan, bagi warga yang ingin mendapatkan layanan ambulans, pihaknya menyiapkan supir ambulans yang siap siaga selama 24 jam. “Bagi ibu-ibu yang mau melahirkan juga ada, jangan khawatir. Pasien BPJS, SKTM, Jamkesda kami juga melayani,” ujar Ade.

Gratis Bagi Pasien Tidak Mampu

Ada yang menarik tambahnya,  yakni Puskesmas Tanjungbalai Karimun menggratiskan pengobatan bagi pasien yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan. Kebijakannya itu didukungan oleh Pemkab Karimun dan Dinas Kesehatan.

“Kami berprasangka baik saja, kalau ada pasien yang mengaku tidak punya uang, kami tidak akan usut, kami ikhlaskan saja. Kalau bohong biarlah itu menjadi urusan mereka dengan Allah SWT,” tuturnya.

Menurutnya, kebijakan itu sudah diterapkan sejak pertama kali menduduki jabatan sebagai Kepala Puskesmas Tanjungbalai Karimun sekitar tahun 2009 yang lalu. Dalam satu hari, terangnya, terdapat 1-2 orang pasien yang pihaknya berikan pengobatan secara gratis.

Pemberian layanan gratis tersebut tidak hanya bagi pasien berdomisili di Kecamatan Karimun, tapi juga berlaku bagi warga di luar Kecamatan Karimun.

“Pegawai itu apalagi dokter dan perawat harus punya niat melayani tanpa pamrih. Saya sudah sampaikan ke staf di puskemas dan alhmadulillah, mereka support kebijakan saya,” kata imbuhnya pula. (trb/ap).

Editor : Asril Masbah

Sumber : Tribunbatam.id