Lawan Politik Uang, Eks Aktivis Pergerakan Anambas Turun Gunung

0
62
Massa AMPD saat aksi jilid 2 di Sekretariat Bawaslu Anambas

TAREMPA, anambaspos.com – Dukungan terhadap Gerakan Moral Selamatkan Daerah Terhadap Bahaya Politik Uang yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terus menguat.

Sejumlah Eks Aktifvis Pergerakan di Anambas yang selama ini menghilang dari peraduan, satu persatu mulai turun gunung pada aksi jilid ke – 2 yang dilakukan pada 27 Juni 2019 kemarin. Meskipun jumlah massa yang diturunkan pada aksi tersebut memang belum dalam jumlah yang besar, namun cukup ‘menguncang’.

“Prilaku sesat politik uang di Anambas mulai saat ini tidak akan kami biarkan. Oleh karena itu, siapapun oknum yang terindikasi melakukan praktek politik uang pada proses-proses demokrasi di Anambas muali saat ini akan berhadapan dengan kami,” tegas Umardi, salah seorang Kordinator Aksi AMPD KKA Jilid 2 di Depan Sekretariat Bawaslu KKA, yang berlangsung pada Kamis (27/06/2019) kemarin.

Umardi adalah Eks Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Natuna yang selama ini tidak pernah terdengar namanya dalam proses – proses pergerakan di Anambas sepuluh tahun terakhir.

“Mulai saat ini, saya kembali turun, karena bahaya praktek politik uang sudah sangat membahayakan daerah ini. Jika tidak dicegah akan menjadi asbab murka Allah untuk negeri ini. Maka akan sulit lahirnya pemimpin yang kuat dan adil, karena tidak benar-benar mendapatkan dukungan oleh masyarakat,” papar Umardi.

Bagi dia, politik uang merupakan prilaku kemungkaran yang wajib dicegah. Karena sangat bertentangan dengan norma hukum. Baik hukum negara terlebih hukum agama.

“Politik uang itu kemungkaran, parktek haram yang wajib dicegah secara hukum negara dan hukum agama,” tegas Umardi. (Redaksi)