Sampaikan Gagasan Menyangkut Pekerja Pers di Anambas, JAT Temui Ketua DPRD

0
42

TAREMPA, anambaspos.com  – Sejumlah Pekerja Pers di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang tergabung dalam Jurnalis Anak Tempatan (JAT), Rabu (10/07/2019) menemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KKA. Imran. Kedatangan  mereka diterima di Ruang Kerja Ketua DPRD KKA.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan yang pertama, setelah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu kembali berhasil terpilih pada Pileg 17 April yang lalu.

JAT saat bertemu Ketua DPRD KKA, Imran

Kedatangan JAT KKA ketika itu, menyampaikan beberapa gagasan dan aspirasi terkait peningkatan dan sinergitas antara para Pekerja Pers  di Anambas dengan DPRD KKA dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan di daerah.

Pertemuan tersebut berlangsung harmonis. Fitra Hadi, Jurnalis Senior yang merupakan anak negeri tempatan (watan), kepada Ketua DPRD mendiskusikan tentang pentingnya peran pemerintah daerah dalam upaya melahirkan insan pers yang profesional dan bermoral.

“Kepada Kerua DPRD KKA, mohon kiranya dapat bersinergi dalam upaya meningkatkan profesionalitas awak media di KKA. Meskipun selama ini hubungan awak media sudah terjalin cukup baik,” kata Fitra dalam diskusi itu.

Fitra kemudian meminta penjelasan terkait penganggaran belanja jasa publikasi di Sekrerariat DPRD KKA  yang menurutnya dalam pelaksanaannya masih terdapat ketimpangan. Pada  didunia jurnalis saat ini katanya. “Sudah mengalami perkembangan yang maju dan sangat  pesat. Dulunya hanya  ada media cetak, namun sekarang sudah menjadi media online,” imbuhnya.

Mengingat perkembangan tersebut, lanjut dia, diperlukan pola kerjasama yang tepat. Agar informasi dapat dengan cepat dan tepat pula diterima oleh masyarakat Anambas yang secara geografis tersebar di  pulau-pulau. Kesempatan yang sama bagi JAT dalam realisasi serapan belanja publikasi juga disinggung ketika itu.

“Sudah saatnya Pemda KKA, untuk dapat memberikan kesempatan yang sama dalam realisasi serapan belanja publikasi media. Tentunya melalui pola penilaian yang tepat terhadap media-media yang ada. Silakan diterapkan kriteria itu. Namun sekali lagi, berikan dulu kesempatan yang sama. Dengan demikian, insan pers akan dapat melaksanakan tugasnya secara profesional dan anggaran yang dikucurkan bermanfaat serta dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada masyarakat,” ujarnya.

Masih Fitra, terbentuknya JAT merupakan wadah untuk melahirkan generasi Insan Pers yang berasal dari anak tempatan agar terciptanya insan pers yang profesional dan bermoral di KKA.

“JAT hadir untuk menjaga marwah Insan Pers di Anambas. Siapa saja dipersilakan untuk bergabung, dengan catatan wartawan yang tergabung dalam JAT tidak tercatat sebagai Anggota atau Pengurus Organisasi Pers lainnya. Jadi silakan, tapi pilih salah satu. Hal ini dilakukan agar mereka yang bergabung nantinya fokus untuk membangun organisasi ini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD KKA, Imran, memberikan jawaban dan respon yang baik atas aspirasi para jurnalis tersebut. “Insyaallah nanti akan saya bicarakan dan segera saya sampaikan kepada Sekwan terkait anggaran belanja publikasi,” sebutnya.

Lanjut dia menyampaikan kepada JAT,  agar besok dapat segera kembali bertemu dengannya. “Baiklah besok kita bahas ini bersama pak Sekwan. Kebetulan beliau sedang ke luar. Besok saya tunggu kawan-kawan media,'” sebutnya.

JAT rencananya akan kembali bertemu dengan Ketua DPRD untuk membahas kelanjutan aspirasi yang disampaikan pada besok pagi di Kantor DPRD KKA.