Buka Lomba Bercerita, Wabup: Pendidikan Dimulai dari Keluarga

0
65
Wabup KKA, Wan Zuhendra saat membuka Lomba Bercerita Anak-anak

TAREMPA, anambaspos.com –  Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra membuka secara resmi Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasaha Ibtidaiyyah (MI) se- Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).Kegiatan berlangsung Senin (22/07/19) di Aula Gedung Siantanur.

Dalam sambutannya ketika itu, Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra mengungkapkan bahwa lingkungan keluarga menjadi faktor penentu awal,  untuk keberhasilan dalam dunia pendidikan.

“Berawal dari lingkungan keluarga terlebih dahulu. Selanjutnya Pemerintahlah yang memfasilitasi dunia pendidikan. Untuk mengembangkan dan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkulaitas,” ucapnya.

Saat berlangsungnya Lomba Bercerita Tingkat Anak-anak

Lomba Bercerita yang digelar oleh Kantor Perpustakaan Daerah KKA, dinilinya sangat penting. Karenanya dia berpesan melalui kegitan itu dapat meneumbuhkan minat dan bakat serta kreatifitas anak usia didik di Anambas.

“Tidak habis pada kegiatan lombanya saja. Namun yg terpenting adalah dapat menumbuhkan minat dan kreativitas anak-anak,” pintanya.

Lomba Bercerita itu juga menurutnya dapat pula menjadi wahana untuk meningkatkan kepekaan dan rasa kesetiakawanan yang tinggi bagi anak-anak uisa didik di Anambas.

“Ini sangat bagus. Melalui ajang seperti ini, rasa kepekaan dan kebersamaan akan tumbuh. Kerukunan dan kebersamaan, dapat menjadi bekal anak-anak dalam menata masa depan merka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Perpustakaan, dan Kearsipan Sekretariat Daerah (Setda) KKA, Rusmanda Azmurani, S. Sos, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Lomba Bercerita itu diikuti sebanyak 10 orang peserta.

“Ada sepuluh orang peserta yang berasal dari 4 kecamatan, yakni Kecamatan Siantan, Kecamatan Palmatak, Kecamatan Siantan Selatan dan Kecamatan Siantan Timur,” terang Rusamanda.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut, kata Rusamanda, adalah untuk menumbuhkembangkan minat membaca anak-anak. Serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa.

Kemudian lanjut dia, guna mengangkat dan mempopulerkan buku-buku cerita budaya lokal. serta diharapkankan pula untuk menggugah rasa kecintaan pada karya budaya bangsa.

“Agar minat baca nak-anak meningkat. Mampu menggugah rasa kecintaan terhadap karya-karya lokal. Juga dalam rangka menggali bibit baru di daerah,” imbuhnya.

Liputan dan Laporan : Ardian

Referensi Tambahan: Humaspro KKA

Editor : Asril Masbah