Pramuka Membentuk Karakter Peserta Didik

0
47

Oleh : Meriwati, S.Pd.
Guru SMP N 1 SIANTAN

Maraknya beberapa kasus yang melanda Indonesia dari kalangan pemerintah sampai kalangan rakyat jelata merupakan dampak dari merosotnya moral bangsa saat ini. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor, salah satunya adalah internalisasi nilai-nilai dalam pendidikan yang melalui beberapa mata pelajaran disuatu pendidikan masih kurang. Pendidikan karakter adalah salah satu solusi untuk mengembalikan nilai-nilai tersebut.

Pendidikan karakter di sekolah merupakan salah satu program yang dirancangkan oleh pemerintah Indonesia melalui kementrian pendidikan sejak tahun 2010. Program ini dimaksudkan untuk menanamkan kembali nilai-nilai karakter bangsa.

Akan tetapi melihat realitas saat ini pendidikan hanya mengedepankan aspek keilmuan dan kecerdasan peserta didik. Adapun aspek moral dan etis sebagai basis Pembina bentukan karakter dan budaya bangsa semakin terpinggirkan. Rupanya karakter dan budaya dalam kehidupan bangsa dapat membawa kemunduran dalam peradapan bangsa, sebaliknya kehidupan masyarakat yang memiliki karakter dan budaya yang kuat akan semakin memperkuat eksistensi suatu bangsa dan Negara.

Dalam hal ini peran guru sangat sangat berpengaruh terhadap berlangsungnya proses pembinabelajaran di kelas. Hendaknya guru menyampaikan nilai-nilai atau memberikan pengaruh positif terhadap siswa yang nantinya tercermin dalam kebiasaan baik siswa dan kemudian menjadi karakter. Banyak hal yang telah dilaksanakan guru dalam melaksanakan program pemerintah untuk mensukseskan pendidkan karakter di sekolah, salah satunya memasukkan nilai-nilai karakter dalam RPP yang diharapkan pada setiap pembelajaran terdapat nilai yang berarti dan membentuk karakter siswa.

Keadaan tersebut mendorong lembaga pendidkan dalam hal ini sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberi pengetahuan, keterampilan, dan mengembangkannya baik melalui pendidkan formal maupun non formal. Salah satu pendidkan non formal tersebut adalah melalui pendidikan kepramukaan. Gerakan pramuka hadir sebagai alat untuk membentuk krakter siswa yang berbentuk kegiatan pendidikan non formal di sekolah.
Pendidikan kepramukaan salah satunya di Kabupaten Kepulauan Anambas yaitu di SMP Negeri 1 Siantan merupakan suatu organisasi yang dikemas dalam kegiatan yang menarik dan menyenangkan tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan. Pendidikan kepramukaan dilaksanakan diluar ruangan sehingga memberikan unsure rekreatif untuk peserta didik.

Pembina pramuka memberikan permainan-permainan yang mengandung unsure pendidikan dan kemudian dilanjutkan dengan materi kepramukaan.
Dengan adanya pengembangan kurikulum 2013 saat ini kegiatan pramuka diumatakan atau diwajibkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler disetiap sekolah karena kepramukaan yang mengandung nilai karakter dan upaya Pembina pramuka menanamkan nilai karakter bagi peserta didik, urgensi ekstrakurikuler pramuka dalam Pembina bentukan karakter peserta didik di Kabupaten Kepulauan Anambas , khususnya SMP Negeri 1 Siantan.