Dari Luar Anambas, Masyarakat Wajib Karantina Mandiri atau Rapit Test Mandiri

0
247
Sekda KKA, Sahtiar, SH, MM saat ditemui di Ruang Kerjanya.

Pemda Anambas Hanya Tanggung Biaya Swab Test Bagi Masyarakat yang Mengalami Sakit

PASIR PETI, SIANTAN, AnambasPos.com Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang baru saja pulang setelah melakukan perjalanan dari luar daerah, maka wajib melakukan Rapit Test Mandiri jika akan melakukan aktifitas sehari-hari. Pemda KKA saat ini tidak lagi menanggung biaya Rapit Test untuk umum. Sementara Swab / PCR Test, Pemda KKA hanya memfasilitasi bagi masyarakat yang mengalami sakit atau diduga memiliki gejala yang mengarah ke Covid -19.

Hal tersebut telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) KKA nomor: 56/Kdh.KKA680/08.2020 Tentang Pemanfaatan Rapit Test dan Swab / PCR Test dalam Rangka Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), berdasarkan hasil Rapat Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19  KKA, tanggal 11 Agustus 2020.

“Jika ada masyarakat yang baru melakukan perjalanan dari luar daerah KKA, harus menjalani Karantina Mandiri. Jika tidak dapat menjalankan Karantina Mandiri karena akan melakukan aktifitas sehari-hari, maka warga tersebut wajib melakukan Rapit Test Mandiri terlebih dahulu,” jelas  Sekretaris Daerah (Sekda) KKA saat ditemui  AnambasPos.com di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati KKA, Pasir Peti, Jum’at (14/082020).

Shatiar yang juga selaku Ketua Pelaksana Harian Gustu Penanganan Percepatan Covid-19 KKA itu, menjelaskan bahwa Rapit Test Mandiri  dimaksud adalah Rapit Test yang dijalankan secara mandiri oleh masyarakat. “Rapit Test Mandiri dimaksud adalah, masyarakat secara mandiri dan langsung melakukan rapit test di klinik-klinik swasta yang terdapat di Anambas daerah kita. Biayanya ditanggung sendiri,” terang Sahtiar.

Sedangkan Swab / PCR yang disediakan oleh Pemda menurut Sahtiar, adalah untuk masyarakat yang menderita sakit dan atau diduga memiliki riwayat ke arah terinfeksi Covid-19 setelah melalui uji rapit test lebih dari satu kali. “Untuk Test Swab / PCR,  yang disediakan oleh Pemda KKA, hanya untuk masyarakat yang diduga terinfeksi Covid-19 setelah melakukan test rapit test dua kali dan mengarah atau menunjukan hasil reaktif, maka kita fasilitasi Swab dan tentunya akan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Bupati Kepulauan Anambas” jelasnya.

Reporter : Slamet

Editor : Asril Masbah