Peduli Pendidikan, Koramil 02 / Tarempa, Kodim 0318 / Natuna Bantu Material Pembangunan Yayasan PKBM Anambas Cerdas

0
77
Plh. Danramil 02 / Tarempa, Wamada Simare-Mare menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengelola TBM Anak Bangsa

SIANTAN SELATAN, AnambasPos.com – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Anak Bangsa di Kampung Arung Hijau, Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) merupakan salah satu tempat menimba ilmu bagi anak-anak usia didik yang berada di sekitar. Selain itu, juga diyakini dapat berperan sebagai wadah untuk membangun generasi bangsa yang berahklak.

Saat berlangsungnya kegiatan penyerahan bantuan material bangunan dari Koramil 02 / Tarempa ke Pengelola TBM Anak Bangsa

Oleh karena itu, wadah ini dianggap sangat perlu diberikan dukungan agar ke depannya semakin berkembang dan berkontribusi postif bagi generasi bangsa yang berda di daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik indonesai (NKRI).

Demikian penilaian yang disampaikan oleh Plh Komandan Rayon Miliiter (Danramil) 02 / Tarempa, Wamada Simare-mare  kepada AnambasPos.com, Senin (25/08/2020).

Terkait itu, Koramil 02 / Tarempa memberikan bantuan material bangunan kepada pengelola Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, TBM Anak Bangsa, Hettiandra dan Hettiandri. Material bangunan yang disumbangkan tersebut  daiantaranya berupa tanah timbunan, semen, pasir dan batu split untuk pembangunan gedung belajar.

“Wadah ini kita nilai keberadaannya sangat positif bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang mendapatkan pendidikan dan pengetahuan secara berkelanjutan di daerah perbatasan ini. Karena itu kiita ikut membantu memberikan beberapa material bangunan untuk pembanunan gedung belajar,”  kata Wamada Simare-Mare.

Bantuan itu diberikan kata Wamada, adalah sebagai wujud kepedulian Koramil 02 / Tarempa, Kodim 0318 / Natuna untuk mendorong perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan di daerah perbatasan. “Ini sebagai wujud kepedulian kita terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak-anak bangsa di perbatsan, agar nantinya memiliki SDM yang handal dan cerdas, cinta tanah air,” ujar Wamada.

Saat penyerahan bantuan tersebut, dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Tiangau, Khermansyah beserta perangkat desa, Pengelola Yayasan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Tiangau.

Di tempat terpisah, Dandim 0318 Natuna Letkol  ARM Asep Ridwan SH, M.HAN menyampaikan, bahwa bantuan yang diberikan ini juga sebagai bentuk nayata pihak TNI AD dalam mendorong lahirnya generasi bangsa yang  tangguh, cerdas dan berakhlaq mulaia.

“Untuk ke depannya nanti, TBM Anak Bangsa ini,  kita harapkan mampu berperan dalam membentuk dan mengembangkan karekter genenerasi muda bangsa sebagai modal utama pembangunan bangsa,” sebut Ridwan.

Kegiatan ini juga merupakan Kebijakan Pangdam I / BB Mayjend TNI Irwansyah Ma, M. Sc yang disampaikan kepada Danrem 033 / WP Brigjend TNI Harnoto S.Sos, bahwa upaya ini sebagai salah satu bentuk nyata yang dilakukan TNI dalam Mencerdaskan Anak Bangsa.

“Dengan dibangunnya rumah bacaan masyarakat ini, warga masyarakat Anambas bisa bersama – sama memanfaatkan bacaan yang tersedia untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan SDM di Wilayah Perbatasan Khususnya di Kepulauan Anambas,” terang Irwansyah sebagaimana arahan Pangdam.

Sementara itu, Ketua Yayasan PKBM Anambas Cerdas yang menaungi seluruh proses kegiayan pendidikan TBM Anak Bangsa, Tamar Johan S.Sos M.Si menyampaikan terima kasih atas kepedulian Koramil 02 / Tarempa, Kodim 0318 / Natuna yang diberikan kepada PKBM Anambas Cerdas.

“Semoga sumbangan material ini bermanfaat untuk pengembangan proses pembangunan generasi muda di Anambas dan bagi bangsa Indonesia. Kami senantiasa mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah – Nya bagi TNI dimanapun bertugas. Karena TNI senantiasa berjuang bersama rakyat dalam membangun bangsa Indonesia ini,” tuturnya.

Saat penyerahan bantuan tersebut, dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Tiangau, Khermansyah beserta perangkat desa, Pengelola Yayasan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Tiangau.

Laporan dan editor : Asril Masbah