Dikunjungi Gubernur Kepri, Tiga Kades Kecamatan Jemaja Barat Sampaikan Usulan

0
79

JEMAJA BARAT, AnambasPos.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto,S.Sos, M.M baru baru ini melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Salah satu wilayah KKA yang dikunjungi oleh orang nomor satu Kepri saat itu adalah Kecamatan Jemaja Barat. Minggu (06/09/2020).

Kunjungan yang pertama kali dilaksanakan oleh Gubernur Kepri ke kecamatan termuda kala itu (Jemaja Barat), tidak di sia-siakan oleh tiga Kepala Desa (Kades) yang berada di Kecamatan Jemaja Barat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan.

Usulan yang disampaikan oleh tiga Kades Jemaja Barat, adalah agar disalurkan kembali bantuam Oprasional kantor desa yang telah lama tidak pernah diterima oleh desa yang berada di KKA.

” kemarin tepatnya di Desa Karamut, saya menyampaikan beberapa usulan. Usulan dan permintaan yang saya sampaikan kala itu mewakili setiap Desa di KKA, agar dapat di bantu kembali Dana operasional melalui Anggaran APBD Provinsi, Kepri” Terang Musmulyadi saat ditemui Anambaspos.com di rumah kediamanya. Selasa (08/09/2020).

Lebih lanjut lagi, Kades yang telah memimpin Desa Sunggak Selama Dua Priode itu juga mengatakan, permohonan yang disampaikan olehnya itu dikarenakan Desa yang dipimpin dirinya, telah 4 tahun belakangan ini tidak pernah lagi mendapatkan kucuran dana oprasional dari Provinsi Kepri.

” Kedatangan Beliau tidak kita sia-siakan, kita dari tiga Desa Kecamantan yang saat ini telah sah menjadi Kecamatan Jemaja Barat dan mewakili Desa se-Provinsi Kepri, berharap kepada gubernur dapat mengalokasikan kembali dana operasional kantor desa dan lembaga desa melalui APBD Provinsi Kepri, karena sudah 4 tahun belakangan ini kami setiap desa, tidak lagi pernah mendapatkan kucuran bantuan operasional tersebut,” Jelas Musmulyadi

Tidak hanya itu, Musmulyadi juga menceritakan, jika desa yang dipimpin olehnya  tiga desa lainya di Jemaja Barat, sangat berharap kepada Gubernur Kepri, agar bisa menunaikan permintaan yang telah mereka sampiakan. Demi kelancaran dalam menjalankan roda pemerintahan di desa.

” kita memang mendapatkan anggaran yang bersumber dari APBD dan APBN untuk setiap desa, namun mengingat dulunya desa juga menerima bantuan anggaran dari Provinsi, rasa saya tidak salah jika kita desa mengusulkan permohonan itu kembali,” Kata Mulyadi.

Diketahui, Kecamatan Jemaja Barat adalah Kecamtan termuda diwilayah KKA, dan sangat perlu perhatian dari pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi bahkan pemerintah pusat, dikarnakan kecamatan tersebut masih sangat membutuhkan perhatian dalam bentuk pembangunan infrastruktur, fasilitas umum dan juga fasilitas perkantoran yang belum memadai layaknya kecamatan lain.

Reporter dan editor : Slamet.