Putra – Putri Anambas Lulusan SBTI Memerlukan Ketersediaan Lapangan Kerja

0
100

BINTAN, AnambasPos.comPutra dan Putri asal Kepulauan Anambas yang disekolahkan oleh Pemerintah daerah (Pemda) Kepulauan Anambas di Sahit Bintan Tourism Institut (SBTI) Bintan, kini dihadapakan dengan kebutuhan akan keterbatasan tersedianya lapangan pekerjaan untuk menerapkan ilmu yang mereka dapatkan selama menjalani proses pendidkan di lembaga pendidikan berbasis pariwista itu.

Mahasiswa SBTI Anambas saat menjalani proses pendidikan

“Materi pembelajaran sudah selesai, tinggal diwisuda saja pada bebeberapa bulan mendatang. Namun belum ada gambaran mau bekerja dimana nantinya,” ungkap Jery, salah seorang Mahasiswa SBTI Bintan asal Anambas saat dijumpai AnambasPos.com, di Tarempa, Minggu (28/02/2021).

Menjelanh Wisuda pada beberapa bulan lagi, Jeri saat ini kembali ke Tarempa dan bekerja menjadi buruh bongkar muat barang di Pelabuhan untuk mengisi waktu senggangnya itu. ” Sementara ini saya kerja apa saja dulu, ikut bongkar barang di pelabuhan dengan orang tua saya,” ujar Jeri.

Seperti diberitakan seblumnya, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Jasril Jamal, telah  meminta agar Pemda KKA untuk segera mencarikan solusi terhadap putra – putri daerah  Anambas yang disekolahkan di Sahit Bintan Tourism Institute (SBTI), Bintan yang saat ini sudah banyak yang menyelesaikan pendidikan mereka.

Jasril menyampaikan perihal tersebut, usai menghadiri kegiatan Orientasi Peserta Didik Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI) KKA Tahun 2021 di Bintan Resort, Senin, (06/008/2021) yang lalu. Jasril ketika itu hadir bersama seluruh Anggota Komisi II DPRD KKA dalam lawatan tersebut.

“Pemda Anambas sebaiknya memberikan solusi lanjutan, terhadap putra-putri Anambas lulusan SBTI. Mereka memerlukan tempat bekerja untuk merealisasikan ilmu yang didapatkan selama menjalani pendidikan,” ungkap Jasril melalau sambungan telephon seluler-nya kepada AnambasPos.com, Senin (08/02/2021).

Bebera peserta didik asal Anambas itu, menurut Legislator asal Partai Amanat Nasional (PAN) KKA itu, saat ini sudah ada yang lulus  dan belum mendapatkan tempat bekerja. Begitu juga mereka yang pada tahun ini sebentar lagi akan segera menyelesaikan pendidikannya. Jumlahnya terus bertambah, smentara belum ada solusi untuk bekerja di mana.

“Kepada saya mereka menyampaikan keluhan seperti ini, tentunya menjadi aspirasi yang kembali harus kita tampung dan perlu pula menjadi perhatian serius bagi DPRD dan Pemda KKA berikutnya,” ucap dia.

Dia kemudian mendorong agar Pemda KKA melalui dinas dan stakeholder terkait, untuk merancang dan mendorong terciptanya sarana tempat bekerja yang dapat menampung lulusan SBTI di daerah. “Tersedianya sarana tempat bekerja bagi alumni SBTI ini perlu dipikirkan bersama,” gagasnya.

Editor : Asril Masbah