Agar Belajar Tatap Muka Dengan Jam Penuh Bisa Terselenggarakan, Para Guru Juga Minta di Vaksin

0
136
Riawati.S.Pd, Kepsek SDN 01 dan Ketua K3S Tarempa.

TAREMPA, AnambasPos.Com – Kepala Sekolah (Kepsek) Se-Kota Tarempa telah mendapatkan suntikan Vasin Sinovac Anti Covid-19 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Pasca penyuntikan Vaksin tersebut hingga saat ini para Kepsek se-Tarempa dalam keadaan sehat, tanpa ada menunjukan hal-hal yang mencurigakan.

Keterangan itu disampaikan langsung oleh Riawati.S.Pd Kepsek SDN 001 Tarempa ketika ditemui AnambasPos.com. Jum’at ((12/03/2021). “Alhamdulillah kami para Kepsek se-Kota Tarempa telah mendapatkan suntikan Vaksin Sinovac dari Dinkes P2KB Anambas, dan hingga saat ini kami masih dalam keadaan sehat,” terang Riawati.S.Pd yang juga menjabat selaku ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Tarempa.

Masih kata Riawati, untuk mendukung proses percepatan pembelajaran tatap muka dan jam belajar penuh waktu, para guru-guru yang berada di Kota Tarempa juga ingin segera mendapatkan suntikan Vaksin Sinovac Anti Covic 19 tersebut.

“Tidak hanya kami para Kepsek, para guru yang berada di Kota Tarempa juga ingin medapatkan Vaksinasi tersebut, agar proses pembelajaran tatap muka dengan waktu jam belajar penuh di Anambas bisa segera terselenggarakan,” terang Riawati.

Vaksin Sinovac dari Dinkes ProvKepri untuk Dinkes P2KB Anambas sangat terbatas.

Antusias para guru di kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) khususnya Kota Tarempa untuk mendapatkan Vaksinasi Anti Covid-19 agar pembelajaran tatap muka dengan waktu jam belajar penuh bisa terselenggara dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegah dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Anambas. Namun dengan terbatasnya Vaksin Sinovac yang di Distribusikan oleh Dinkes Prov Kepri, Dinkes P2KB Anambas belum bisa memberikan Vaksinasi kepada para guru yang berada di KKA.

“Kita dari Dinkes Anambas telah melaksanakan vaksinasi pertama pada gelombang kedua untuk 22 Kepsek yang berada di Tarempa, mereka sangat antusias menerima vaksinasi tersebut, bahkan para guru-guru juga menanyakan kepada saya kapan mereka akan di vaksin. Namun karena keterbatasan Vaksin yang di Distribusikan oleh Dinkes Provkepri untuk Anambas, kita dari Dinkes P2KB Anambas belum bisa memberikan suntikan kepada para guru,” terang Baban Subhan,Amk ketika dihubungi AnambasPos,com.

Baban juga menjelaskan, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di gelombang kedua, Dinkes  P2KB Anambas sendiri baru memberikan suntikan vaksin kepada 22 orang Kepsek dan beberapa orang pihak keamanan serta Kepala OPD Anambas.

“karna keterbatasan vaksin sinovac, kita belum bisa memberikan vaksinasi kepada seluruh guru di satuan didik Anambas. Di gelombang ke dua tahap pertama ini, kita baru memberikan Vaksin kepada 22 orang Kepsek, 40 orang Anggota AL, Anggota Polres Anambas sebanyak 50 orang, Satpol PP 16 orang, BPBD 7 orang, Pedagang Pasar 5 orang,Tokoh Ulama 7 orang, dan Kepala OPD 27 orang. Sedangkan untuk Anggota DPRD akan dilaksanakan pada tanggal 22 mendatang,”tutup Baban.

Laporan dan editor Slamet