Erizal Abdullah : Puasa Itu Bearti Manahan, Jadi Harus Ditahan Dulu Tangan Kita, Jangan Sebarkan Informasi yang Belum Tentu Kebenarannya

0
56
Dr. Erizal Abdullah, M. Si saat menyampaikan Thausiah Ramadhan di Masjid Jami' Baitul Rahim Tarempa

TAREMPA, AnambasPos.com Masyarakat Kepulauan Anambas diingatkan kembali agar tidak mudah meyebarkan berita hoax atau informasi yang belum tentu asal usul kebenarannya. Sebaiknya, informasi yang diperoleh harus dilakukan tabbayyun atau dicroscek terlebih dahulu sebelum disebarkan ke publik agar tidak meninmbulkan fitnah yang menyesatkan.

Pesan itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kepulauan Anambas, Dr. Erizal Abdullah, M. Si dalam materi Tausiah Ramadan-nya sebelum Sholat Tarawih berjamaah di Masjid Jami’ Baitul Rahim, Tarempa, Selasa malam (13/04/2021).

“Kita harus bisa menahan jari-jari tangan kita, agar tidak mengetik atau menge-sher berita hoax atau informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya. Harus tabbyun terlebih dahulu jika menerima informasi yang masuk ke whats app pribadi kita,” ujar Erizal.

Erizal menyampaikan hal itu, dalam kaitan materi tausiah yang diuraikannya pada kesempatan tersebut. ‘Lima amal ibadah utama dalam Bulan Ramadhan’ menjadi judul tausiah yang disampaikannya. Ibadah puasa yang memiliki definisi imsyak bearti menahan menjadi penegasannya.

“Berpuasa, menjadi salah satu amalan ibadah utama dalam Bulan Ramadhah ini. Puasa yang dalam  All – Qur’an disebut Shiyam bearti menggenggam atau menahan. Jadi kita dilatih untuk menahan segala yang dilarang oleh Allah SWT, termasuk membuat dan menyebarkan berita atau informasi bohong,” sebutnya.

Laporan dan Editor : Asril Masbah.